Achmad Baidowi Menilai Kebohongan Ratna Sebagai Politik Murahan

Achmad Baidowi Menilai Kebohongan Ratna Sebagai Politik Murahan

Wasekjen PPP Achmad Baidowi Menilai Kebohongan Ratna Sebagai Politik Murahan

KABARBERITAONLINE – Aktivis Ratna Sarumpaet mengaku kebohongannya berkaitan pemicu timbulnya memar serta lebam di mukanya. Menurut dia hal tersebut berlangsung sebab dia barusan lakukan operasi plastik.

Dengar perkataan Ratna, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi terasa seperti barusan disajikan dagelan politik. Mengingat, Ratna sudah sempat mendapatkan pembelaan dari Calon Presiden 2019 Prabowo Subianto bersama pejabat partai yang lain.

“Kita barusan disajikan dagelan politik murahan ala Ratna Sarumpaet. Di tengah kita berusaha bangun skema politik yang beradab malah dinodai oleh tingkah laku tidak terpuji,” kata Baidowi, Rabu (3/10).

Achamd Baidowi Menilai Kebohongan Ratna Sebagai Politik Murahan
Achamd Baidowi Menilai Kebohongan Ratna Sebagai Politik Murahan

Menurutnya, kebohongan itu juga makin diperparah dengan beberapa pejabat partai konsolidasi simpatisan Prabowo-Sandi. Mereka, kata pria, yang akrab dipanggil Awiek itu mengadakan pertemuan wartawan tanpa pengencekan terlebih dulu.

“Parahnya lagi, keadaan ini diamankan serta diakui demikian saja oleh kawan-kawan samping (termasuk juga elitenya) tiada konfirmasi dengan mendalam serta tiada cek and ricek,” katanya.

“Kasihan penduduk dibikin situasi oleh sandiwara politik. Sejak dari awal memang rumor penganiayaan ini memang meresahkan,” sambungnya.

Anggota Komisi II DPR ini memandang rumor seperti ini tidak wajar untuk digelindingkan. Karena, sekarang ini Indonesia tengah dilanda bencana musibah.

“Serta menolong korban musibah Palu-Donggala, justru di lain sisi ada pelaku yang membuat skenario politik murahan bahkan juga diblow up media,” katanya.

Didapati, aktivis Ratna Sarumpaet mengaku dianya membuat kebohongan masalah penganiayaan oleh orang tidak diketahui di Bandung. Dia mohon maaf pada Calon Presiden nomer urut 2 Prabowo Subianto sudah menjumpai serta membelanya. Sesudah mengerti kebohongan masalah penganiayaan itu salah, Ratna menyesal.

Ratna mengutarakan, muka lebamnya itu bukan sebab dianiaya, tapi karena operasi sedot lemak yang dikerjakan dibagian pipi kiri. Operasi itu dikerjakan di RS Bina Estetika Jakarta tanggal 21 September kemarin.

“Saya meminta maaf pada Pak Prabowo Subianto yang tempo hari tulus membela kebohongan yang saya bikin,” kata Ratna di tempat tinggalnya, lokasi Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (3/10).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *