BPN Meminta Jokowi Tidak Menggunakan Kekuasaan Untuk Menguntungkan Diri

BPN Meminta Jokowi Tidak Menggunakan Kekuasaan Untuk Menguntungkan Diri

BPN Meminta Jokowi Tidak Menggunakan Kekuasaan Untuk Menguntungkan Diri

KABARBERITAONLINE – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean minta Joko Widodo tidak menggunakan kekuasaan menjadi Presiden RI untuk bikin kebijaksanaan yang menguntungkan diri pribadi menjadi capres.

Hal itu diutarakan Ferdiand menanggapi langkah Jokowi yang tidak lakukan cuti dengan keseluruhan untuk kampanye Pemilihan presiden 2019.

Menurut dia, larangan itu sudah ditata dalam Masalah 282 Undang-undang Nomer 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu jika petinggi struktural, menteri, bupati, dilarang memakai jabatannya untuk bikin kebijaksanaan yang menguntungkan dianya serta merugikan orang yang lain.

“Jokowi tidak bisa menggunakan kekuasaannya menjadi Presiden untuk bikin kebijaksanaan yang menguntungkan dianya menjadi calon presiden,” kata Ferdinand dalam info tercatat, Jumat (8/3).

Selain itu, pengamat hukum Ismail Rumadan mengatakan Jokowi punya potensi lakukan tindak pidana korupsi berbentuk penyalahgunaan kuasa bila tidak lakukan cuti untuk kampanye Pemilihan presiden 2019.

“Prinsipnya kecemasan kekuatan penyalagunaan kuasa selama saat kampanye itu lumayan besar bila calon petahana tidak mengambil cuti,” tuturnya.

Menurut dia, kecemasan Jokowi lakukan korupsi jika tidak cuti dalam waktu kampanye Pemilihan presiden 2019 adalah perihal yang lumrah. Karena pekerjaan Jokowi akan susah untuk dibedakan pada figur yang tengah menjabat menjadi presiden atau calon presiden.

“Pandangan semacam ini lumrah saja, bila Jokowi menjadi peserta pemilihan presiden tidak cuti dari jabatannya sebagai presiden. Karena susah untuk memisahkan serta memperbedakan kegiatan Jokowi menjadi presiden serta Jokowi menjadi calon presiden,” kata Ismail.

Ia juga merekomendasikan, Jokowi butuh mencontoh langkah yang diambil beberapa pendahulunya yang ambil cuti waktu berstatus menjadi calon presiden petahana. Menurut dia, Jokowi mesti memberi contoh yang baik pada penduduk.

Awal mulanya, Jokowi mengakui tidak masalah bila dianya mesti cuti keseluruhan untuk kampanye Pemilihan presiden 2019. Jokowi menyebutkan akan ambil cuti keseluruhan untuk kampanye bila memang ketentuan mewajibkan.

“Ya ini ketentuan KPU, semua kan pergi dari ketentuan. Jika ketentuan mewajibkan saya cuti keseluruhan, ya saya akan cuti keseluruhan,” kata Jokowi selesai dialog dengan petani jagung di di Desa Motilango Kabupaten Gorontalo, Jumat (1/3) diambil Pada.

Menurut Jokowi, ketentuan KPU tidak mewajibkan dianya cuti keseluruhan hingga masih tetap dapat kerja.

“KPU tidak mewajibkan itu, ya kan, serta saya masih tetap dapat kerja, sangat hari Sabtu atau Minggu. Lebih baik kan, ketentuan memperbolehkan kok,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *