Dear Rakyat Jadilah Pemilih Cerdas di Pemilu 2019

Dear Rakyat Jadilah Pemilih Cerdas di Pemilu 2019

Dear Rakyat Jadilah Pemilih Cerdas di Pemilu 2019

KABARBERITAONLINE – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan selekasnya diselenggarakan serentak pada Rabu, 17 April 2019 yang akan datang. Sudahkah kamu menyiapkan diri menjadi pemilih cerdas?

Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan, mengutarakan ada dua perihal terpenting yang butuh dilihat pemilih pemula.

“Pertama, yakinkan kamu tercatat menjadi pemilih. Triknya dengan mengecheck di www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id lantas masukan Nomer Induk Kependudukan (NIK). Cek namamu apa telah tercatat di Rincian Pemilih Masih (DPT). Buat yang tidak tercatat bisa melapor untuk dimasukkan ke rincian pemilih hasil perbaikan (DPTHP),” kata Wahyu.

Perlu untuk diketahui, prasyarat supaya bisa jadi pemilih diantaranya berumur 17 tahun di hari pengambilan suara, sempat atau telah menikah, tidak dalam masalah jiwa, sedang tidak dicabut hak pilihnya, mempunyai e-KTP serta sedang tidak jadi anggota TNI atau Polri sama dengan Ketentuan KPU Nomer 11 Tahun 2018.

Buat yang bertempat di luar negeri (LN), kamu dapat juga turut berperan serta jadi satu diantara jumlahnya pemilih pintar dengan prasyarat yang sama serta mesti tercatat sesuai dengan bertempat yang tercantum di jati diri sesuai dengan Ketentuan KPU Nomer 12 Tahun 2018. Akan tetapi, dokumen kependudukan dapat ditukar dengan kepemilikan paspor.

Langkah ke-2 yang perlu dilihat menjadi pemilih pemula ialah #KenaliCalonmu dengan lihat serta pelajari rekam jejak masing-masing calon yang akan diambil.

“Data dari setiap calon yang diambil bisa dibuka lewat web infopemilu.kpu.go.id. Disana pemilih bisa terhubung rincian kisah hidup serta data-data lainnya dari masing-masing calon. Tidak hanya data primer yang disiapkan KPU, pemilih masih tetap bisa mencari info sekunder dari calon dari beberapa alat info yang ada,” tuturnya.

Contohnya saja, dapat mengecheck apa awal mulanya calon sempat memiliki masalah, sempat tersandung masalah apakah, sampai tahu motivasi calon itu menjadi wakil rakyat.

Wahyu ikut menyarankan supaya calon pemilih dapat memisah manakah berita yang benar serta tidak benar. Faktanya, di jaman yang serba mutakhir ini, berita hoax selalu banyak muncul serta menyebar secara cepat.

“Tentang hoax, perihal yang bisa dikerjakan diantaranya adalah mempelajari sumber info. Info valid akan keluar dari sumber-sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Setelah itu lihat penebar info, yakinkan info dikasihkan oleh orang atau beberapa pihak yang diakui serta mempunyai kredibilitas yang baik. Lantas pelajari isi info, info sekitar pemilu yang valid hampir diyakinkan tidak berisi beberapa hal yang provokatif,” tuturnya.

Pemilu Serentak 2019 ini jadi pemilu istimewa sebab berikut kali pertamanya Indonesia mengadakan penentuan legislatif bertepatan dengan pilpres. Jadi, di hari pengambilan suara kelak, kamu akan dikasihkan lima type surat nada untuk pilih Presiden serta Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD Propinsi dan anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Spesial untuk pemilih di lokasi Jakarta, cuma akan mencoblos empat surat nada saja sebab Jakarta tidak pilih anggota DPRD kabupaten atau kota. Semua surat nada itu akan dikasihkan warna yang berlainan, hingga pemilih bisa dengan gampang membedakannya.

Sekarang ini banyak pemilih muda yang tidak memakai hak pilihnya dengan bermacam fakta. Contohnya sebab tidak memahami bagaimanakah cara untuk pilih, sampai memandang remeh hak nada yang dipunyai.

“Saya pilih tidak untuk pilih. Sebab untuk apakah pilih, saya tidak yakin mereka (calon pemimpin),” papar dara berumur 23 tahun bernama Syifa Nurjannah.

Selain itu, Ketua Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan, SH., MH., menjelaskan jika pola pikir semacam itu mesti dirubah. Untuk tahu rekam jejak calon di pemilu golongan milenial dapat tahu serta mengeceknya profilnya lewat web infopemilu.kpu.go.id menjadi sumber info primer.

“Golongan muda seringkali berfikir buat apakah ikut-ikutan Pemilu, pola pikir itu sebaiknya dirubah sebab yang akan melawan hari esok Indonesia lima tahun ke depan ialah mereka generasi milenial. Sebab mereka yang akan alami serta melawan, jadi mereka mesti berperan serta waktunya ialah saat ini. Sebab dalam lima tahun ke depan, hari esok bangsa ini ialah tanggung jawab mereka. Jadi ini waktunya untuk berperan aktif lakukan pengawasan dan janganlah golput,” tegasnya.

Sesaat untuk meningkatkan info sekunder masalah rekam jejak calon, milenial dapat mencarinya lewat sosial media ataupun situs penelusuran internet. Meskipun begitu Abhan menyarankan supaya milenial tetap siaga pada penyebaran info yang datang dari sumber tidak kredibel serta tidak ikut serta dalam penyebaran info yang menyentuh rumor peka.

“Sosmed memang pisau bermata dua, dapat dipakai untuk positif serta dapat dipakai dari bagian negatif. Jadi tentu saja, kami harap menjadi penyelenggara jadilah pemakai sosmed yang bertanggungjawab, yang tidak sebarkan disinformasi,” tuturnya.

Dia ikut menyarankan supaya milenial sebagai pemilih pemula memakai hak pilihnya dengan baik alias tidak golput. Ia ikut memperingatkan supaya pemilih pemula berani mengampanyekan serta menampik kampanye hoaks atau kampanye yang memiliki kandungan fitnah dan SARA.

“Berdasar pada ketetapan, untuk pelanggaran pemilu ada dua kelompok sangsi yakni sangsi administratif serta ada sangsi pidana serta denda. Ini yang perlu dijauhi oleh beberapa peserta pemilu serta penduduk,” ujarnya.

Nah, semua info telah ada serta gampang dibuka buat kamu pemilih milenial. Jadi, tidak ada fakta kembali buat kamu tidak untuk ikut-ikutan pilih pada 17 April 2019 yang akan datang.

Kamu menggenggam peranan terpenting dalam wujudkan negara yang kuat sebab makin kamu berani memastikan pilihanmu sendiri, jadi negara bisa menjadi makin kuat dalam wujudkan tata pemerintahan yang baik.

Mengapa? Sebab pemilih yang pintar seperti kamu, juga bakal pilih pemimpin bangsa yang berkualitas juga. Kolaborasi pada pemimpin serta pemilih berkualitas ini tentu saja akan berperan positif untuk kehidupan bernegara yang baik, adil serta sejahtera.

Sebarkan semangat #IkutPemilu2019 sebab satu suaramu memastikan hari esok bangsa ini. #PemilihBerdaulatNegaraKuat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *