Geger Video Mesum di Madiun yang Berdurasi 6 Menit

Geger Video Mesum di Madiun yang Berdurasi 6 Menit

Geger Video Mesum di Madiun yang Berdurasi 6 Menit

KABARBERITAONLINE – Video mesum berdurasi 6 menit 51 detik viral serta jadi pembicaraan masyarakat Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Video mesum itu menyebar lewat aplikasi perpesanan WhatsApp.

Dalam video mesum yang di terima Madiunpos.com, adegan mesum dikerjakan oleh sepasang remaja lelaki serta wanita. Info yang di terima, ke-2 remaja itu adalah pelajar SLTA serta masyarakat Kabupaten Madiun.

Semenjak detik pertama dalam video itu, dua remaja itu telah dalam keadaan tiada baju. Lalu kedua-duanya lakukan jalinan seperti suami istri sampai video itu selesai.

Tindakan mesum itu berlangsung dalam suatu ruangan remang-remang. Di kamar itu tampak dasi anak sekolah bergantung.

Info yang di terima, video itu dimainkan oleh pasangan pelajar SLTA asal Mejayan, Kabupaten Madiun. Wanita dalam video itu berinisial P adalah masyarakat Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan.

Kepala Desa Blabakan, Agus Prasetyo, membetulkan video mesum yang tersebar lewat sosial media itu memang menyertakan masyarakatnya. Dalam video itu, P masih tetap berumur 16 tahun.

Akan tetapi, dia mengemukakan video itu sebetulnya video lama yakni satu tahun kemarin. Masalah itu juga telah diatasi pihak kepolisian serta masalahnya telah dituntaskan.

Agus menjelaskan, video mesum yang menyertakan pelajar lelaki berinisial R dengan P itu memang menyengaja ditebar. Video itu menyengaja ditebar R yang waktu itu tengah cemburu dengan P sebab terkait dengan remaja lainnya.

Karena emosi, video mesum yang direkam dengan pribadi itu juga ditebar ke teman-temannya. “Masalah ini telah tuntas. Baik dengan kekeluargaan ataupun dengan hukum,” kata Agus Prasetyo pada wartawan, Kamis (24/1/2019).

Dia menuturkan, si pelajar lelaki telah melakukan waktu hukuman eksperimen, sedang pelajar wanita itu sudah masuk ke ponpes di Ponorogo.

Agus mengharap, masalah itu tidak dibesar-besarkan sebab momen ini terjadi satu tahun kemarin. Diluar itu, ke-2 aktor dalam video itu juga telah diolah hukum serta mengaku kesalahannya.

“Saya menyayangkan momen itu jadi viral kembali. Itu telah diatasi pihak yang kompeten. Seperti Polres Madiun serta Dinas Sosial Pemkab Madiun. Telah ada pembinaan. Sebab memang kedua-duanya masih tetap dibawah usia,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *