Rencana Pemerintah Mengizinkan Sepeda Motor Masuk Tol Dinilai Tidak Tepat

Rencana Pemerintah Mengizinkan Sepeda Motor Masuk Tol Dinilai Tidak Tepat

Rencana Pemerintah Mengizinkan Sepeda Motor Masuk Tol Dinilai Tidak Tepat

KABARBERITAONLINE – Pemerintah Jokowi-JK tengah membahas saran sepeda motor supaya bisa melintas di jalan tol. Saran itu dikeluarkan sebab pemerintah memandang beberapa pemakai kendaraan roda dua mempunyai hak yang sama juga dengan pengendara mobil untuk terhubung jalan bebas hambatan.

Pengamat Transportasi, Darmaningtyas, menyebutkan jika saran pemerintah itu begitu tidak pas. Karena, karenanya ada sepeda motor di jalan tol malah akan meningkatkan kepadatan jalan raya.

“Ide masukkan sepeda motor ke jalan tol ialah ide yang konyol sebab akan meningkatkan ruwet keadaan jalan raya di perkotaan,” kata Darmaningtyas waktu dihubungi merdeka.com, Selasa (29/1).

Ia memandang, kecepatan laju kendaraan di jalan tol sendiri telah dibatasi pada 60 sampai 80 km. /jam. Sesaat, jika sepeda motor diminta untuk masuk ke jalan bebas kendala dengan laju kendaraan 60 km. /jam malah akan membahayakan.

“Saya tidak paham arah masukkan sepeda motor ke jalan tol. Berjalan di jalan alteri saja telah membuat ruwet ditambah lagi berjalan di jalan tol,” terangnya.

Darmaningtyas mengutamakan, seharusnya yang dikerjakan oleh pemerintah itu malah membuat ketentuan serta memfasilitasi angkutan umum massal melalui jalan tol, bukan demikian sebaliknya memfasilitasi sepeda motor masuk tol. Karena, dengan diizinkannya sepeda motor masuk ke tol jadi di kuatirkan penduduk berubah memakai sepeda motor.

“Dengan diizinkannya sepeda motor masuk ke tol jadi perjalanan sepeda motor seperti diistimewakan hingga orang akan bersama-sama geser naik sepeda motor. Berbondong-bondongnya penduduk memakai sepeda motor itu akan meningkatkan kemacetan, meningkatkan angka kecelakaan, memboroskan BBM, serta pada akhirnya malas memakai angkutan umum,” tegasnya.

Selain itu, dianya pun minta pemerintah memihak pada peningkatan angkutan umum massal dengan menyiapkan satu jalan spesial di jalan tol. Dengan begitu, penduduk bisa berubah memakai moda transportasi masal.

“Ini supaya penduduk bersama-sama geser serta naik ke angkutan umum massal, bukan malah didorong memakai sepeda motor,” ujarnya.

Awal mulanya, Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, tengah membahas saran sepeda motor dapat melintas di jalan tol.

“Kita ada wawasan itu untuk memberi sarana pada pengendara motor masuk tol. PP (Ketentuan Pemerintah) nya dengan peraturan telah oke,” jelas ia waktu bertandang ke gedung DPR RI, Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *