Respon BPN dan TKN Mengenai Andi Arief Ditangkap Karena Narkoba

Respon BPN dan TKN Mengenai Andi Arief Ditangkap Karena Narkoba

Respon BPN dan TKN Mengenai Andi Arief Ditangkap Karena Narkoba

KABARBERITAONLINE – Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief ditangkap karena terjerat narkoba. Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin serta Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bereaksi atas penangkapan itu.

Andi Arief ditangkap di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3). Hasil tes urine, Andi dikatakan positif konsumsi sabu. BPN mengatakan itu adalah bencana.

“Atas penangkapan yang disangka Saudara Andi Arief, kami menganggap menjadi satu bencana serta ikut prihatin,” papar Direktur Direktorat Advokasi serta Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad.

Meskipun begitu, BPN mengatakan masalah Andi tidak ada hubungannya dengan mereka. Anggota Direktorat Advokasi serta Hukum BPN, Habiburokhman, menyebutkan, walau Andi Arief simpatisan Prabowo-Sandi, ia melihat hukum mesti ditegakkan.

“Pak Andi jelas salah satunya simpatisan Padi (Prabowo-Sandi), tetapi jika hukum mesti ditegakkan,” kata Habiburokhman.

Anggota Dewan Ahli BPN Dradjad Wibowo menyebutkan sampai kini banyak pemakai narkoba yang diamankan polisi, termasuk juga selebritas. Orang politik PAN ini minta supaya proses hukum pada Andi Arief tidak dibedakan dengan yang lainnya.

Di lain sisi, juru debat BPN Sodik Mudjahid mengharap masalah Andi benar-benar tidak berkaitan politik. “Penangkapan AA (Andi Arief) mudah-mudahan bukan serta tidak berkaitan dengan pekerjaan politik,” kata Sodik.

Selain itu, TKN Jokowi-Ma’ruf mengakui prihatin atas momen yang menangkap Andi. Meskipun begitu, TKN meyakini polisi kerja profesional mengatasi masalah Andi Arief sambil mengharap masalah ini jadi pengingat buat orang politik Tanah Air supaya selalu memberi contoh yang baik buat penduduk.

“Kami prihatin atas masalah yang menerpa Andi Arief serta mudah-mudahan Andi Arief tabah melawan masalah ini,” kata anggota TKN Achmad Baidowi (Awiek).

Wakil Sekretaris TKN Ahmad Rofiq mengakui tercengang dengar masalah Andi. Rofiq mengharap masalah ini jadi pelajaran buat semua pihak. Ia juga mengapresiasi kapasitas kepolisian yang memberantas peredaran narkoba tiada pandang bulu.

“Menjadi public figur, pasti begitu disayangkan serta pantas mendapatkan hukuman yang setimpal. Berharap ini jadi pelajaran terpenting buat semua. Bagaimana juga, narkoba ialah perusak hari esok bangsa. Mesti diberantas,” tuturnya.

Status Andi Arief sekarang ini masih tetap menjadi terperiksa. Polri menyebutkan Andi Arief menjadi korban serta ada peluang akan direhabilitasi.

Anggota TKN Eva Kusuma Sundari mengharap Andi konsentrasi ikuti rehabilitasi itu. Ia mengharap Andi Arief dapat pulih keseluruhan.

“Buat Andi Arief sendiri, ikuti rehab hingga pulih keseluruhan. Setop nge-tweet, konsentrasi membereskan permasalahan pribadi dahulu,” papar Eva.

Partai Demokrat (PD) mengakui kaget atas masalah narkoba yang menangkap Andi Arief. PD mengakui sampai kini kenal Andi menjadi figur yang jauh dari narkoba.

“Cukuplah mencengangkan buat kami semua sebab, sepengetahuan kami, Saudara Andi Arief ini tidak memiliki masalah serta bergesekan dengan narkoba serta Saudara AA ialah kader partai yang cukuplah memberi peran serta dedikasi yang lumayan besar pada partai sampai kini,” tutur Kadiv Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *