Tersangka Sindikat Ekstasi Abon Lele Diringkus Polisi

Tersangka Sindikat Ekstasi Abon Lele Diringkus Polisi

Tersangka Sindikat Ekstasi Abon Lele Diringkus Polisi

KABARBERITAONLINE – Polisi menangkap enam terduga masalah peredaran ekstasi abon lele serta teri. Pengedar narkoba ini adalah anggota jaringan Banjarmasin-Jakarta.

Dalam masalah ini polisi pun mengamankan 6 kg tanda bukti narkoba dalam paket abon lele.

Kepala Bagian Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menjelaskan pengungkapan jaringan itu berawal dari info jika terduga SUL ialah orang yang ambil empat bungkus Abon Lele berisi beberapa ribu butir ekstasi dari satu kamar hotel di daerah Mangga Besar.

Dari info itu, polisi lalu tangkap SUL di muka Masjid At Tin, Taman Mini, Jakarta Timur pada Kamis (21/2). Waktu penangkapan, diketemukan tanda bukti sabu seberat 100 gr dalam bungkusan lakban coklat dan satu handphone punya terduga.

“Hasil interogasi terduga SUL, bungkusan Abon Lele berisi beberapa ribu ekstasi telah didistribusi tiada bungkusan Abon Lele yang masih tetap tersimpan,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/3).

Polisi lalu lakukan pemeriksaan di dalam rumah kontrakan SUL di Cipayung, Jakarta Timur. Dari pemeriksaan itu, diketemukan lima bungkus sabu dengan berat keseluruhan lima kg, satu bungkus Abon Lele berisi sabu seberat 500 gr, serta satu bungkus Abon Lele berisi sabu seberat 400 gr.

Sesudahnya, polisi membuat tiga team untuk lakukan pengejaran pada terduga yang lain di lokasi Jakarta, Bandung, serta Pekanbaru.

Di Pekanbaru, polisi tangkap terduga NOL pada Jumat (1/3) sekaligus juga mengamankan lima unit handphone. NOL sendiri didapati bertindak ambil sabu seberat 15 kg atas perintah terduga PRES yang sekarang ini masih tetap berstatus buron. Pada polisi NOL mengakui mendapatkan gaji Rp10 juta atas tugasnya itu.

Lalu, polisi tangkap terduga RID di Bandung pada Minggu (3/3). Dari tangan RID, polisi mengambil alih sabu seberat dua gr.

Lantas, pada Senin (4/3), polisi tangkap terduga TED, OGI serta RUD di Jalan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. Dari tangan ketiganya, polisi mengambil alih tiga unit handphone serta satu unit mobil type Inova.

Kepala Subdirektorat 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Calvin Simanjuntak menjelaskan grup pengedar narkoba itu sampai kini manfaatkan paket Abon untuk mengelabuhi petugas.

Dengan memakai paket Abon Lele itu, beberapa terduga mengedarkan sabu dengan mengantarnya ke hotel-hotel yang ada di lokasi Mangga Besar, Jakarta Barat.

“Mereka tetap memakai paket makanan Abon Lele,” tutur Calvin.

Atas tindakannya beberapa terduga dipakai masalah 114 ayat (2) subsider masalah 112 ayat (2) juncto masalah 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 35 Tahun 2009 Mengenai Narkotika dengan ancama pidana optimal hukuman mati.

Awal mulanya, pada Januari lantas, polisi sudah tangkap 11 terduga jaringan narkoba Banjarmasin – Jakarta dengan modus menaruh sabu serta pil ekstasi di paket Abon Lele serta Teri Medan.

Dari tangan beberapa terduga, polisi mengambil alih tanda bukti berbentuk sabu seberat 6,5 kg, pil ekstasi sekitar 57.578 butir, serta ganja seberat 15,19 gr.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *