Tim Prabowo Klaim Pemerintahan Jokowi Berprestasi Bangun Tol Kerupuk

Tim Prabowo Klaim Pemerintahan Jokowi Berprestasi Bangun Tol Kerupuk

Tim Prabowo Klaim Pemerintahan Jokowi Berprestasi Bangun Tol Kerupuk

KABARBERITAONLINE – Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara menyebutkan kesuksesan pemerintahan Jokowi bangun tol Trans Jawa tidak dapat dibuktikan. Karena, baru beberapa waktu diresmikan, ada sisi talut jalan tol itu yang ambrol.

“Klaim pemerintah sukses bangun tol Trans Jawa bohong. Buktinya baru diresmikan beberapa waktu, telah ambrol. Bukan prestasi namanya jika pemerintah bangun tol seperti kerupuk. Pembangunan infrastruktur mesti berkepanjangan. Sayang kan, telah uang hasil hutang, tetapi produk pembangunannya tidak berkepanjangan,” tuturnya dalam keterangannya, Kamis (27/12/).

Pengakuan Suhendra menyusul ambrolnya sisi talut jalan tol Trans Jawa di km. 489 di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Tempat jalan tol itu ikut tambah tinggi seputar 5 mtr. dari area persawahan di kanan serta kirinya.

Ia cemas, rusaknya sama dapat berlangsung di tempat lainnya. Bekas Staf Spesial Menteri Pembangunan Umum ini menekan pemerintah lakukan audit keseluruhan pada pembangunan jalan tol Trans Jawa.

“Mesti ada audit keseluruhan pada pembangunan jalan tol Trans Jawa. Ini tersangkut keselamatan penduduk pemakai jalan tol. Jangan pernah keselamatan mereka dikorbankan dikarenakan project kejar tampil ini,” tuturnya.

Suhendra menjelaskan, pembangunan semua project infrastruktur masa Jokowi termasuk juga jalan tol Trans Jawa berkesan tergesa-gesa serta dikebut untuk kebutuhan kampanye. Hal tersebut tersirat waktu Presiden Jokowi memberikan tenggat waktu pada deretan menterinya supaya mengakhiri semua project pembangunan infrastruktur sebelum bulan April tahun 2019.

Ia juga memandang, pembangunan project infrastruktur kejar tampil mengakibatkan kualitas bangunan serta keselamatan pekerja tidak terjamin. Oleh karenanya, Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) harus proaktif lakukan audit atas proyek-proyek infrastruktur itu.

“Janganlah sekedar hanya tampil , tetapi kualitas infrastruktur serta keselamatan pekerja jadi nomer kesekian. Sebab telah ada contoh saat 2018 kecelakaan kerja banyak sekali berlangsung,” tandas Suhendra.

Untuk didapati, dinding talut pundak jalan tol ruas Solo-Semarang fragmen Salatiga-Kartasura yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, ambrol. Di kuatirkan longsoran di km. 491 A itu mengganggu kenyamanan beberapa pemakai jalan.

Manager Administrasi PT Jasamarga Solo-Ngawi (JSN), Fatahillah menjelaskan dinding tol yang longsor itu berada di km. 491 Desa Tanjungsari, Banyudono, Boyolali. Longsornya tanah itu sebetulnya telah lumayan lama. Akan tetapi hal itu baru didapati penduduk dan jadi viral, semenjak Senin (24/12) kemarin.

“Butuh saya luruskan, yang amblas itu bukan jalan tolnya, tapi tanah di tepi jalan tol. Hal tersebut berlangsung sebab tergerus saluran air. Kami dalam proses memperbaikinya,” tutur ia, Rabu (26/12).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *