Tsunami Mematikan yang Menerjang Berbagai Belahan Dunia

Tsunami Mematikan yang Menerjang Berbagai Belahan Dunia

Berbagai Tsunami Mematikan yang Menerjang Berbagai Belahan Dunia

KABARBERITAONLINE – Sekurang-kurangnya 384 orang wafat karena gempa bumi serta tsunami dahsyat yang menerjang Sulawesi Tengah (Sulteng). Melongok ke belakang, sekurang-kurangnya ada lima tsunami mematikan yang sempat menerjang beberapa belahan Bumi ini.

Data paling baru yang dikatakan Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per jam 13.00 WIB, mengatakan selama ini 384 orang wafat. Sekitar 540 orang yang lain alami luka-luka serta 29 orang dilaporkan hilang karena gempa juga tsunami ini.

Jumlahnya korban diprediksikan masih tetap selalu makin bertambah sebab proses evakuasi masih tetap berjalan.

Perlu untuk diketahui jika tsunami dahsyat yang menerjang Palu dipicu oleh longsor bawah laut karena guncangan gempa bumi 7,4 Magnitudo yang berpusat di Donggala. Gempa di Donggala itu dikarenakan oleh pergeseran Sesar Palu-Koro yang begitu aktif serta memang berlangsung tiap-tiap tahun.

Tidak hanya di Sulteng, tsunami mematikan didapati sempat menerjang serta meluluhlantakkan Aceh tahun 2004 kemarin. Sebelum itu, tsunami mematikan yang lain terdaftar sempat menerjang Jepang, Chile, Filipina serta Papua Nugini.

Gempa ‘Megathrust’ di Aceh

 

Tsunami Mematikan yang Menerjang Berbagai Belahan Dunia

Pada 26 Desember 2004, gempa bumi ‘megathrust’ berkekuatan 9,1 Magnitudo serta berpusat di basic laut ini mengguncang Aceh serta menyebabkan tsunami maha dahsyat yang meluluhlantakkan beberapa negara, terpenting Indonesia.

Gelombang tsunami waktu itu menerjang lokasi pantai beberapa negara yang bertemu langsung dengan Samudera Hindia. Lebih dari 170 ribu orang meninggal di lokasi Indonesia, terpenting Aceh.

Tsunami maha dahsyat itu menewaskan seputar 50 ribu orang yang lain di sejumlah negara. Keseluruhan korban meninggal diprediksikan sampai 220 ribu orang. Perihal ini jadi tsunami Aceh menjadi bencana alam sangat jelek dalam histori manusia.

Tidak ada peringatan tsunami yang launching waktu itu hingga masyarakat cuma mempunyai dikit waktu untuk mengungsi. Walau faktanya, gelombang tsunami yang menerjang beberapa negara mempunyai selisih beberapa saat.

Untuk lokasi Aceh serta sekelilingnya, gelombang tsunami yang menerjang waktu itu dilaporkan sampai ketinggian rata-rata 3-6 mtr.. Sedang data dari jurnal ‘Nannoliths abundance and distribution in tsunami deposits: example from the December 26, 2004 tsunami in Lhok Nga (northwest Sumatra, Indonesia)’ menyebutkan ketinggian tsunami yang menerjang lokasi pantai barat Aceh waktu itu sampai 15-30 mtr..

Menurut Survey Geologi Amerika Serikat (USGS), kemampuan gempa megathrust yang begitu beresiko ini sama dengan pelepasan daya 23 ribu bom atom di Hiroshima, Jepang.

Tsunami Dahsyat serta Melelehnya Reaktor Nuklir di Jepang

Tsunami Mematikan yang Menerjang Berbagai Belahan Dunia

Gempa bumi berkekuatan 9 Magnitudo yang mengguncang lokasi Jepang pada 11 Maret 2011 menyebabkan tsunami dahsyat di selama pantai timur laut negara itu. Seputar 19 ribu orang dilaporkan meninggal atau hilang karena bencana alam itu.

Gelombang tsunami yang menerjang waktu itu dilaporkan berjalan dengan kecepatan sama dengan pesawat jet serta merusak apa yang diterjangnya.

Data dari Tubuh Meteorologi Jepang (JMA) menyebutkan ketinggian tsunami yang menerjang waktu itu cukuplah bermacam, dari mulai 0,5 mtr. sampai 3 mtr.. Untuk Prefektur Miyagi dilaporkan tsunami yang menerjang sampai ketinggian 6 mtr..

Tsunami itu merusak pusat pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi. Beberapa reaktor nuklir alami pelelehan yang menyebabkan bencana atomik terburuk dalam dunia semenjak Chernobyl tahun 1986 yang lalu. Efek dari tsunami serta bencana nuklir di Jepang masih tetap berasa sampai sekarang, dengan masih tetap terdapatnya masyarakat yang pilih hidup ditempat penampungan sesaat.

Gempa Bumi Terparah Dunia di Chile

Tsunami Mematikan yang Menerjang Berbagai Belahan Dunia

Gempa bumi terkuat dalam dunia — terdaftar sampai 9,5 Magnitudo — mengguncang Chile pada Mei 1960. Gempa itu menyebabkan tsunami yang menerjang beberapa.

Lebih dari 5.700 orang meninggal di Chile serta 61 orang yang lain meninggal di Hawaii sesudah gelombang tsunami menerjang.

Kehancuran karena tsunami Chile ini berasa sampai ke lokasi Jepang, dengan 142 orang meninggal serta 1.600 gedung rusak. Beberapa korban selamat di Jepang menyebutkan tsunami Chile yang dahsyat tahun 1960 sampai ketinggian sampai 5 mtr..

Gempa Bumi Kuat di Teluk Moro

Sekejap sesudah larut malam pada 17 Agustus 1976, satu gempa bumi berkekuatan 7,9 Magnitudo mengguncang titik dekat Pulau Mindanao serta Sulu di Filipina. Gempa itu menyebabkan gelombang tsunami sampai setinggi 5 mtr. yang menerjang rumah-rumah masyarakat waktu mereka tertidur.

Data sah otoritas Filipina menyebutkan jumlahnya korban meninggal sampai 5 ribu sampai 8 orang. Perihal ini jadikan gempa di Teluk Moro menjadi bencana alam terburuk dalam histori Filipina.

Gempa Bumi Kembar di Papua Nugini

Pada 17 Juli 1998, lokasi Papua Nugini diguncang dua gempa bumi yang semasing kekuatannya sampai 7 Magnitudo.

Gempa kembar ini menyebabkan gelombang tsunami besar yang menerjang ruang sejauh 30 km. dari garis pantai utara Papua Nugini. Sekurang-kurangnya tujuh desa ditempat tersapu tsunami waktu itu.

Data sah otoritas ditempat memberikan laporan lebih dari 2 ribu orang hilang. Akan tetapi sumber-sumber lokal menyebutkan 6 ribu sampai 8 ribu orang meninggal karena tsunami itu.

Lebih dari 12 ribu orang yang lain kehilangan rumah karena bencana alam dahsyat itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *