Vanessa Angel Sakit dan Tidak Bisa Penuhi Panggilan Polisi

Vanessa Angel Sakit dan Tidak Bisa Penuhi Panggilan Polisi

Vanessa Angel Sakit dan Tidak Bisa Penuhi Panggilan Polisi

KABARBERITAONLINE – Pemeriksaan pada artis film tv (ftv), Vanessa Angel di kepolisian daerah (Polda) Jawa Timur, Jumat (25/1), diyakinkan gagal. Vanessa yang sudah diputuskan menjadi terduga pelanggaran Undang-Undang Info serta Transaksi Elektronik (UU ITE) diberitakan sakit hingga tidak bisa penuhi panggilan di hari ini.

“Faktanya masih tetap sakit,” kata Kapolda Jawa timur Inspektur Jenderal Luki Hermawan di Mapolda Jawa timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (25/1) sore.

Keadaan Vanessa yang sakit didapati sesudah penyidik Polda Jawa timur lakukan komunikasi dengan kuasa hukum Vanessa, Milano.

“Berkaitan dengan VA barusan telah 2x telephone menyatakan, jika pengacaranya mengemukakan meminta maaf, untuk saudari VA tidak hadir ini hari,” katanya.

Dengan ketidakhadiran artis berumur 27 tahun itu, jadi polisi juga menjadwalkan pemanggilan ke-2 Vanessa pada Rabu (30/1) yang akan datang. “Diskedulkan hari Rabu serta kami akan panggilan ke-2 ini berkaitan dengan VA,” katanya.

Selain itu, Kabid Humas Polda Jawa timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera menjelaskan, panggilan pada Vanessa itu, dikerjakan karena awal mulanya yang berkaitan tidak ada waktu pemanggilan pertama untuk harus lapor.

Walau demikian, masalah penahanan Vanessa menjadi terduga, Barung tidak bisa pastikan. Menurut dia ditahan atau tidaknya Vanessa adalah kuasa penyidik.

Barung memberikan, penahanan terduga Vanessa dapat diperhitungkan dari dua aspek, yakni prasyarat subyektif serta prasyarat obyektif. “Aspek obyektif ialah yang berkaitan disangkakan Masalah. 27 ayat 1 UU ITE intimidasi hukuman 6 tahun, oleh karena itu dapat ditahan,” katanya.

Akan tetapi, dalam aspek subyektif, katanya, Vanessa bisa jadi tidak ditahan, bila yang berkaitan tidak mempunyai kekuatan melarikan diri serta kooperatif saat kontrol di Mapolda Jawa timur.

Penyidik Polda Jawa Timur sudah mengambil keputusan artis. Vanessa Angel (VA) menjadi terduga dalam rangkaian pengusutan masalah prostitusi online yang menyertakan sejumlah artis serta mode. Vanessa dijaring masalah 27 ayat 1 UU ITE.

Tidak hanya pembuktian lewat jejak digital, polisi pun dengar input dari beberapa ahli seperti pakar pidana, bahasa, ITE, dan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Penyidik didapati sudah mengumpulkan bukti-bukti berbentuk photo serta pembicaraan Vanessa pada muncikari yang dapat memperkuat penentuan status terduga Vanessa Angel.

Dari data forensik serta fakta-fakta yang ada, Vanessa Angel dimaksud sudah mengeksploitasi diri pada dianya. Mengirim fotonya serta ada pembicaraan-pembicaraan yang mengarah mengarah asusila.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *